Pada Sayap Patahmu

Langit abu-abu di ingatanku.
Pada sayap patahmu, kekasih,
aku bertahan.
Dari memar luka
juga senja
yang penghabisan.

Maka
pulanglah!
Suatu waktu,
kau akan menemukan hutan yang
rimbunnya memekarkan rindu
di jantung puisiku.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s